GURATAN HATI SEORANG PECINTA ALAM
Betapa indah engkau, wahai bumi, betapa kemilau.Betapa sempurna ketundukanmu pada cahaya, betapa mulia ketaatanmu pada matahari.Betapa pintar engkau berkudung naungan, betapa cantik wajahmu bercadar kegelapan.Betapa merdu nyanyian fajarmu, betapa luhur ratib malammu.Betapa sempurna engkau, wahai bumi, betapa megah dirimu.
Aku berjalan di padangmu, mendaki gunungmu, menuruni lembahmu, memanjat batu cadasmu, kumasuki guamu.Maka aku tahu mimpimu di padang, harga dirimu di gunung, ketenanganmu di lembah, semangatmu pada bebatuan, kebisuanmu di gua.Engkau membentang dalam kekuatan, menjulang dalam rendah diri, melandai dalam ketinggian, lembut dalam kekasaran, yang menjelaskan rahasia dan harta simpanannya.
Telah kuarungi lautmu, kususuri sungaimu, kuikuti arus kalimu.Maka kudengar keabadian berbicara tentang pasang surutmu. Masa bernyanyi di antara dataran tinggi dan dataran rendahmu. Hidup menghimbau hidup tentang bukit dan tanah landaimu. Dan engkau, engkau lidah dan mulut Keabadian, dawai dan jemari nasib, pikiran dan ekspresi kehidupan. Dan wajahmu selalu diabadikan dalam bingkaian foto.~~~